Fakta Menarik Seputar Virus Panleukopenia

  • oleh
Fakta Menarik Seputar Virus Panleukopenia

Bagi yang punya kucing di rumah, memperhatikan kondisi kucing menjadi fokus utama. Tujuannya supaya kucing tidak gampang sakit-sakitan dan bisa tetap hidup sehat. Meskipun begitu, banyak sekali virus yang menyebabkan kucing gampang sakit.

Salah satu yang paling sering dijumpai adalah virus Panleukopenia. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini tergolong sangat berbahaya dan sangat mematikan. Terlebih jika tidak mampu diantisipasi dari awal

Pasalnya, virus ini bisa menyebabkan kucing mati mendadak yang ditandai dengan tubuh kucing kaku secara tiba-tiba. Bagi kalian yang punya kucing di rumah, simak dulu beberapa fakta seputar virus ini:

  1. Disebabkan karena Feline Parvovirus (FPV)

Panleukopenia juga disebut sebagai “feline distemper”. Berdasarkan informasi dari Journal of Feline Medicine and Surgery, penyakit ini dikarenakan Feline Parvovirus (FPV). Panleukopenia yang artinya penurunan sel darah putih.

Penyakit juga langsung menyerang di bagian sistem pencernaan, sistem saraf dan juga kekebalan tubuh kucing itu sendiri. Feline Parvovirus bergerak menginfeksi serta membunuh sel yang tumbuh dan membelah dengan cepat.

Misalnya langsung menyerang di bagian sumsum tulang, janin dan juga usus yang berkembang. Biasanya banyak menyerang kucing yang sedang hamil sehingga perlu perhatian khusus owner-nya.

  1. Virus FPV kebanyakan menyerang kucing yang belum divaksin

Pet Health Network menjelaskan bahwa kucing yang belum divaksinasi punya potensi lebih tinggi terkena virus Panleukopenia dibanding kucing yang telah divaksin. Baik itu kucing rumahan ataupun kucing liar.

Tidak terbatas untuk kucing kampung, kucing jenis apapun punya peluang yang sama terkena virus ini. Pasalnya, penyebaran virus berbahaya ini sangat pesat dan dapat menyebar di berbagai tempat.

Jadi, sebisa mungkin kalian harus memvaksin kucing agar kondisi kucing tidak terkena virus ini. Disarankan melakukan vaksinasi kucing setidaknya 3 hingga 6 bulan sekali.

  1. Anak kucing berisiko tinggi terkena virus dan hanya sekitar 20% yang tetap hidup

Merck Animal Health mengatakan bahwa Panleukopenia merupakan virus yang dapat menginfeksi kucing dari berbagai usia, baik anak-anak hingga dewasa. Hanya saja, instansi tersebut menyebutkan bahwa yang paling rentan terkena virus ini adalah anak kucing yang belum divaksinasi.

Gejala munculnya virus Panleukopenia dengan kasus kematian tertinggi ada pada kucing yang masih berusia 3 hingga 5 bulan. Sayangnya, dari sejumlah kasus, hanya 20% saja yang bisa sembuh dan bertahan hidup seperti biasa.

Sangat tragis memang. Mengingat virus ini langsung menyerang bagian penting anak kucing. Jadi, sebisa mungkin lakukan vaksinasi secara rutin untuk anak berbulu kalian agar terhindar dari virus berbahaya ini.

Kesimpulannya, virus yang menyerang kucing ini memang agar berbahaya dan mematikan. Agar peliharaan kalian tidak terserang virus ini, usahakan untuk mengantisipasi dengan memberikan vaksinasi secara rutin. Berikan minimal 3 hingga 6 bulan sekali untuk hasil yang memuaskan.